Total Tayangan Halaman

Selasa, 11 September 2018

Bermimpilah !!!

Tertarik akan tulisan dari Sang Penulis yang sedang naik daun Ahmad Rifa'i Rifan dalam bukunya Aku Tak Pernah Bermain-main dengan Mimpiku.
Semoga dapat menginspirasi semuanya ...
Saya mencoba dengan MENEMUBALING, menulis dengan mulut ....  Mohon idzin pada Saudarku Ahmad Rifa'i Rifan ditulis ulang disini


.... Saya pernah berkisah tentang impian-impian  yang saya tulis diusia dua puluhan awal. Saat itu saya menuliskan deretan impian yang disebut dengan dream-25, yakni impian yang harus saya raih sebelum usia 25 tahun.
Punya usaha paling lambat pada usia 22
Lulus S1 paling lambat pada usia 23
Kerja sebagai Engineer paling lambat pada usia 23
Bikin rumah dengan uang sendiri paling lambat pada usia 24
Paling lambat pada usia 24
Nikah paling lambat pada usia 24
Punya anak pada usia 25 tahun
Mendirikan rumah baca dan bimbel gratis di kampung
Nulis minimal 40 buku pada usia 25
Buku diterjemahkan dua bahasa dan diterbitkan penerbit internasional
Jadi pembicara di forum internasional
Menjadi Pembicara di minimal 100 acara pada usia 25
Profil hidup diliput oleh media dalam dan luar negeri

Ketika saya menulis impian tersebut, banyak kawan kuliah yang ketawa. Mengapa? Ya aneh-aneh aja. Masa nikah dan punya anak ditargetin? Jodoh kan di tangan Tuhan? Keturunan kan Allah yang ngatur?
Padahal menurut saya, Allah SWT memang punya rencana, tapi Allah SWT tidak melarang kita punya target hidup. Silakan saja punya resolusi dalam kehidupan, karena resolusi  itu yang akan memandu kita untuk melakukan tahapan-tahapan ikhtiar.

Tugas kita bermimpi sehebat mungkin, lalu mengiringinya dengan ikhtiar yang tidak main-main. Pembeda antara Pemimpi dengan penghayal terletak pada usahanya. Penghayal selalu membayangkan pingin gini pingin gitu tapi tidak kunjung melakukan apapun yang mendekatkannya pada yang diimpikan, sementara Pemimpi akan segera berupaya untuk melakukan dengan mendekatkan diri pada sesuatu yang sudah diimpikan atau direncanakannya.
Saya merasakan tercapainya seluruh dream usia-25 tak ada formula spesial, tak ada rumus rahasia apapun, yang ada hanyalah usaha serius untuk menggapainya. Salah satu semboyan yang saya yakini sejak kecil adalah tak ada yang mustahil bagi Allah. Tak ada impian yang ketinggian, yang ada mungkin upaya kita yang kerendahan. Tak ada impian yang terlalu muluk, yang ada adalah diri kita yang enggan memantaskan diri untuk diberi hadiah berupa terkabulnya impian-impian kita. ..................

....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar